RSS

Etika dalam Berbisnis

16 Apr

Etika dalam berbisnis

Etika dalam berbisnis, pertama apakah yang di maksud dengan etika? Menurut bahasa yunani kata etika berawal dari kata ethos yang memiliki arti sikap, perasaan, akhlak, kebiasaan, watak. Menurut Franz Magnis Suseno etika merupakan pemikiran kritis dan mendasar mengenai ajaran ajaran moral. Kedua adalah bisnis yang diartikan sebagai suatu usaha.  Lalu apakah yang dimaksud dengan Etika bisnis itu? Bertens Menyatakan bahwa etika bisnis adalah pemikiran atau refleksi kritis tentang moralitas dalam kegiatan ekonomi dan bisnis.

Namun untuk menyusun etika bisnis yang bagus maka perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  • Pengendalian Diri
  • Pertanggungjawaban social
  • Menjadikan persaingan secara sehat
  • Penerapan konsep yang berkelanjutan
  • Dapat mempertahankan keyakinannya
  • Konsisten dengan sebuah aturan yang sudah disepakati bersama
  • Penumbuhan kesadaran serta rasa memiliki dengan apa yang sudah disepakati
  • menciptakan suatu sikap untuk saling percaya pada antar golongan pengusaha
  • serta perlu diadakannya sebagian dari etika bisnis untuk dimasukkan dalam hukum yang dapat berupa suatu perundang-undangan.

Dari hal hal diatas kita dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi sebuah usaha namun sebaliknya jika kita menerapkan tindakan yang kurang etis akan membuat penurunan nilai jual dan juga perusahaan dimata konsumen

Dalam kegiatan bisnis ada beberapa hal yang perlu di perhatikan yang merupakan prinsip prinsip etika bisnis yang berlaku di Indonesia, disini secara umum dapat dikemukakan beberapa prinsip eika bisnis tersebut.

  1. Prinsip otonomi

Merupakan sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan kesadarannya sendiri tentang apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan.

  1. Prinsip kejujuran

Sikap jujur dalam berbisnis itu sangat penting , karena dengan jujur kita tidak merugikan dan mengambil hak orang lain serta Kejujuran dalam berbisnis adalah kunci keberhasilan.

  1. Prinsip keadilan

Merupakan sikap menuntut agar tidak boleh ada pihak yang dirugikan hak dan kepentingannya dan setiap orang diperlakukan secara sama sesuai dengan aturan yang adil dan sesuai dengan kriteri yang rasional, objektif dan dapat dipertanggungawabkan.

  1. Prinsip saling menguntungkan

Merupakan prinsip yang selalu ingin di capai kedua belah pihak dan hal ini  menuntut agar semua dapat saling menguntungkan hingga tidak ada yang dirugikan

  1. Prinsip intergritas moral

Sikap dalam berbisnis yang mampu menghayati perusahaan agar di perlu menjalankan bisnis dengan tetap menjaga nama baiknya atau nama baik perusahaannya.

Dari pembahasan diatas kita dapat pahami pentingnya etika dalam sebuah bisnis itu maka dari itu perlu ada nya sinergi peranan manajemen dalam membangun sebuah kegiatan dengan menerapkan semua prinsip yang berlaku hingga pada akhirnya tercipta nya kepuasan dan citra yang baik dalam suatu usaha.

Tugas Paper ke 1

Alfian Asmorojakti

10214807

kelas 3EA47

Sumber:

http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/126015-RB06P31e-Etika%20bisnis-Literatur.pdf

http://bisnisterlaris.com/etika-yang-harus-diterapkan-dalam-berbisnis/

 

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 April 2017 in Etika bisnis

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: