RSS

Tugas kewirausahaan

Nama: Alfian Asmorojakti

Npm: 10214807

Kelas 3EA47

“SEGMENT’S”

ROTI

WHO

-Ekonomi: Pembeli yang memiliki pendapatan menengah kebawah

-Gender: Laki-laki dan Perempuan

-Demografi: Pekerja yang ingin makanan mengenyangkan dan praktis

-Hobby: penyuka makanan manis

WHERE

Konsumen biasa di daerah kawasan industry untuk pendamping minum kopi/ teh pagi atau sore hari.

WHAT

Roti yang memiliki tekstur dan ketebalan yang cukup tebal dengan ditambah banyak varian rasa yang berbeda beda dengan harga yang terjangkau.

WHY

-Karena roti yang dijual dapat membuat kenyang dengan harga yang hemat

-Mudah di dapatkan yang terjangkau

-Lebih menyehatkan

-Bisa dianatar

-Dapat dipesan

HOW

Informasi di dapatkan dari pengumuman di depan rumah atau dengan cara word of mouth (mulut ke mulut)

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 20 Mei 2017 in Tak Berkategori

 

Part #3 Lanjutan

Pada tadi malam di tanggal 17-05-2017 saya mengambil roti lagi sebanyak 52roti untuk di bagi ke warung pabrik dan harian seperti penjual nasi uduk dan tukang sayur tetapi untuk jatah kantin tidak diisi karena kemarin terlihat masih sisa tetapi kondisi roti masih bagus karena kalau dikantin penempatan roti di dalam etalase,

5

Roti dalam etalase

sedangkan roti yang di taruh warung dkt pabrik Alhamdullilah habis sebanyak 40 roti

Dan roti yg diputar warung kemarin terjual 7 kembali 2 roti manis

jadi Pengeluaran pengambilan roti ke2

Pengeluaran

Keterangan Harga/pcs Kuantitas
Roti manis Rp 2000 40
Roti Pisang C/Kj Rp 2300 6
Donat C/Kj/Kc Rp 2400 6

Catatan:Roti manis= Cokelat, susu, nanas, strawberry, mocca dan sisir

Bensin : Rp.10.000

untuk dijual roti manis 20 warung  pabrik dan sisa untuk yg di taruh harian….

Baru uplod lagi hasil penjualan yang ditagih senin lalu untuk minggu kemarin

Dari hasi penjualan minggu awal tersisa 8 roti manis dari penjualan:

Keterangan Harga/pcs Kuantitas
Roti manis Rp 2600 110-6
Roti Pisang C/Kj Rp 3000 6
Donat C/Kj/Kc Rp 3000 6

270.400+18.000+18.000 = Rp.306.400

62.400 + 4.200+3.600 = Rp.70.200 -Rp. 10.000 = Rp.60.200 (bersih)

dan pengambilan kedua didapat:

Keterangan Harga/pcs Kuantitas
Roti manis Rp 2600 40-2
Roti Pisang C/Kj Rp 3000 6
Donat C/Kj/Kc Rp 3000 6

98.800+4.200+3.600 =Rp. 106.600

22.800+ 4.200+3.600 = Rp.30.600

Dan alhamdulillah hari sabtu kemarin ada pesanan roti untuk pengajian sebanyak 200 roti manis dijual dengan harga Rp. 2700/ pcs

Sehingga pendapatan bersih minggu pertama mendapatkan

Rp. 90.800 + Rp. 140.000= Rp. 230.800

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Mei 2017 in Tak Berkategori

 

Part#2

Yang sudah terjual 16-05-2017 Pada Tukang sayur 8pcs dan penjual nasi uduk 8pcs

Keterangan Harga/pcs Kuantitas
Roti manis Rp 2600 4
Roti Pisang C/Kj Rp 3000 2
Donat C/Kj/Kc Rp 3000 2

Sisa roti dalam simpanan 9.  Untuk menghindari kerugian karena masih tersisa 9 roti di putar dan dititipkan untuk warung terdekat karena masa buka warung dari pagi sampai malam. karena roti pada tukang sayur dan penjual nasi uduk hanya sampai jam 10 pagi. dan biasa diliburkan di hari ke 3 nya pada tanggal  17-05-2017.

8

Roti kembali untuk di putar kembali

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 Mei 2017 in Tak Berkategori

 

Usaha Reseller Roti part#1

Dalam menjalankan usaha untuk hari ini produk di ambil dari pabrik pada minggu malam

yang letak pabrik roti berada di kawasan bitung dan sebelum berangkat mempersiapkan box untuk membawanya.

1

Mempersiapkan alat

Dan biasa membeli bensin. yang merupakan suatu biaya biasanya dalam mengambil roti hanya mengisi bensin sekitar Rp. 10.000

2

Biaya Tetap

Setelah mengambil di rumah roti dibagi untuk warung, toko, atau kantin. dengan berbagai macam rasa. Harga roti yang dititipkan berbeda dengan harga roti yang dijual sendiri secara langsung agar yang dititipkan mendapatkan keuntungan

Pagi sebelum kuliah roti di taruh di toko, warung, atau kantin.

3

Sambil berangkat kuliah

Biasanya sore hari setelah 3-4 hari roti ditarik untuk di isi kembali dengan memberikan bon. Dalam hal ini yang roti dititipkan di tempat warung dekat pabrik dan kantin rumah sakit. Sedangkan untuk sehari yang langsung ditarik di tempatkan di penjual nasi uduk dan tukang sayur tetapi jumlah yang di taruh tidak terlalu banyak sehingga siang harinya bisa ditarik simpan atau putar di warung terdekat.

7

Contoh nota bon hari ini

Dan penjualan kmarin di kantin Rumah sakit kembali 1pcs roti manis dari 40 roti dengan harga Rp 2.600/ pcs.

6

Menarik uang dan barang kembalian

Pagi hari ini roti yang dititipkan di penjual nasi uduk 8 pcs dan tukang sayur 8 pcs tetapi hanya terjual 7 pcs dan 6 pcs.

Rincian:

Pengeluaran

Keterangan Harga/pcs Kuantitas
Roti manis Rp 2000 110
Roti Pisang C/Kj Rp 2300 6
Donat C/Kj/Kc Rp 2400 6

Catatan:Roti manis= Cokelat, susu, nanas, strawberry, mocca dan sisir

Bensin : Rp.10.000

Yang sudah terjual 15-05-2017 Pada Tukang sayur dan penjual nasi uduk

Keterangan Harga/pcs Kuantitas
Roti manis Rp 2600 6
Pisang C/Kj Rp 3000 3
Donat C/Kj/Kc Rp 3000 4

Sisanya 40 roti di warung pabrik dan 50 di kantin yang hanya berisi roti manis.

selain itu sisa untuk simpanan 2 hari kedepan pada tukang sayur dan penjual nasi uduk sebanyak 12 roti manis dan 5 pisang dan donat

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15 Mei 2017 in Tak Berkategori

 

Proposal bisnis reseller roti

 

PROPOSAL USAHA

KEWIRAUSAHAAN

 “Reseller Roti (Nathan Bakery)”

rotiiii

Disusun oleh:

 

 

Nama               : AlfianAsmorojakti

Npm                : 10214807

Kelas               : 3EA47

 

 

UNIVERSITAS GUNADARMA

JAKARTA

2017

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1 Latar Belakang

      Dengan perkembangan zaman dan teknologi maka orang sekarang mulai berhati-hati dalam memilih dan membeli makanan, karna pada masa kini banyak makanan yang dibuat dengan menggunakan bahan kimia yang berbahaya. Mereka tidak begitu memikirkan kandungan yang terdapat dalam makanan tersebut. Untuk itulah kami bermaksud untuk menyediakan makanan yang memiliki rasa yang enak dengan harga yang cukup murah dan aman untuk dikonsumsi karna tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya, serta memiliki kandungan gizi yang cukup.

      Dari uraian diatas maka sangat potensial bila kami mengembangkan usaha roti ini, karena sebagian dari masyarakat sangat menyukai roti karena rasanya yang enak, gurih dan nikmat. Roti  ini memiliki beraneka ragam rasa, sehingga konsumen dapat memilih rasa yang sesuai dengan kesukaan mereka. Selain itu, roti bakar ini dapat dinikmati oleh semua umur. Jadi, siapapun bisa untuk mengkonsumsi roti ini baik orang yang sudah tua maupun orang muda. Roti ini dapat dinikmati dalam kondisi apapun, baik malam hari maupun pagi hari. Roti ini akan lebih enak apabila dimakan sambil minum kopi ataupun teh, terlebih di daerah tangerang merupakan masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dalam bekerja khususnya daerah industry yang ingin mendapatkan kebutuhan sarapan maupun makan siang secara cepat dan bergizi.

      Dengan alasan dan landasan tersebut dan melihat peluang besar itu saya berniat untuk merintis Usaha Reseller Roti (Nathan Bakery) .

1.2 Manfaat Usaha

  1. Manfaat Ekonomi

      Usaha roti ini cukup menjanjikan, karna keuntungan yang didapat cukup besar. Kami menawarkan dan memberikan kemudahan bagi pelanggan dengan memberikan harga yang murah tapi dengan produk yang tidak murahan dengan kata lain kualitas produk selalu dijaga dan dijamin kesehatannya. Dengan usaha ini diharapkan dapat memberikan keuntungan.

  1. Manfaat Sosial

1) Bagi Pemilik

      Dengan melihat peluang ini, diharapkan usaha roti ini cukup menjanjikan bagi kita, karena masih banyak daerah-daerah di Indonesia yang belum menikmati enaknya roti ini, sehingga kita dapat memasarkannya ke daerah tersebut. Keuntungan yang dapat diperoleh oleh pemilik usaha yaitu dapat menjadikan sebagai pengalaman dalam berbisnis. Serta dapat menjadi pembelajaran dalam menjalankan bisnis-bisnis yang lain yang lebih besar. Pembelajaran yang diperoleh seperti bagaimana cara mendapatkan tempat atau pasar yang dituju, mengetahui karakter orang, mendapatkan banyak relasi.

2) Bagi Masyarakat

      Dengan adanya roti  ini, dapat menjadi alternative bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan makanan mereka. Selain itu juga meningkatkan gizi masyarakat.

1.3 Rumusan Masalah

  1.  Bagaimana cara mengantisipasi persaingan usaha bisnis yang semakin ketat saat ini.
  2.  Bagaimana cara meminimalisir retur roti.
  3.  Bagaimana caranya agar kita bisa meraih kesuksesan dalam berbisnis roti.

1.4 Visi Misi dan Tujuan

Visi: Menciptakan sebuah usaha yang unggul dengan kualitas yang terbaik.

Misi:   Menyajikan makanan yang lebih variatif untuk dikonsumsi sebagai camilan

Dapat menjadikan prospek usaha yang lebih menjanjikan.

Menyediakan produk makanan yang terjangkau dan memiliki kandungan gizi

Tujuan Usaha : Menambah pengalaman dan ilmu pengetahuan kewirausahaan dalam melakukan kegiatan usaha dan menambah relasi.

1.5 Produk

Produk yang kami tawarkan dalam usaha ini kepada konsumen memiliki berbagai macam rasa yang dimiliki, seperti :

1. Coklat 6.  Pisang Coklat 11.  Donat Coklat
2. Susu 7.  Roti Sisir 12.  Donat Keju
3.  Pisang keju 8.  Roti Sobek 13.  Abon
4.  Strawberry 9.  Mocca 14.  Tawar Kupas
5.  Nanas 10.  Brownies 15.  Donat Kacang

Dengan memiliki berbagai macam rasa tersebut maka masyarakat dapat memilih rasa yang mereka inginkan sesuai dengan keinginan mereka masing-masing. Produk yang kami berikan akan ditarik kembali saat sudah mencapai 3 hari karena roti yang baik tidak bertahan lama setelah dibuat. Karena produk ini tidak menggunakan bahan pengawet dsb.

Gambar Produk

roti

Nathan Bakery

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Analisis SWOT

 Analisis SWOT terhadap bisnis ini adalah sebagai berikut:

2.1.1. Strength (Kekuatan)

Harga dari roti ini cukup murah, sehingga dapat terjangkau oleh semua kalangan masyarakat/konsumen.

Rasa dan Tekstur  tidak kalah dengan merek ternama lainnya

2.1.2. Weakness (Kelemahan)

Permintaan dari konsumen biasanya akan menurun, jika keaadaan cuaca sedang buruk., Rata-rata wilayah distribusi kantin industri maka hari libur di wilayah industri memakan waktu tenggang roti yang bertahan 3-4 hari, sedangkan pada segmen masyarakat sekitar tergantung pada toko yang di titipkan.

Air juga masalah bagi sebagian besar makanan maka dari itu kami menghindari air terkena pada produk ini karena bisa menimbulkan jamur.

2.1.3. Opportunities (Peluang)

Melihat banyaknya masyarakat yang membutuhkan makanan tidak memungkin kan jika ada acara seperti arisan pengajian membeli roti dalam jumlah banyak untuk konsumsi pada suatu acara tertentu.

2.1.4. Threats (Ancaman)

Melihat dari bnyaknya permintaan masyarakat dalam mengkonsumsi makanan makanan terutama roti ini, maka persaingan dalam menjalankan usaha ini pun cukup banyak. Maka dari itu ancaman eksternal dalam memasarkan roti harus diperhatikan.

2.2 Aspek Pemasaran

Dalam aspek ini dibagi beberapa kelompok yaitu:

2.2.1 Target Pasar

      Target usaha ini mengincar tempat-tempat yang strategis seperti, kantin rumah sakit, koperasi pabrik, tempat nasi uduk. Tempat-tempat lokasi tersebut yang banyak di lewati oleh masyarakat, baik masyarakat lokal maupun yang ingin bekerja sehingga usaha kami ini mudah untuk dikenal oleh masyarakat dan mudah didapatkan.

2.2.2 Pesaing

      Terdapat banyak pesaing dari usaha ini biasanya reseller roti lainnya memiliki harga yang berbeda beda, Namun kekeluargaan harus tetap selalu terjaga antara pesaing dan menciptakan persaingan yang sehat tanpa menjatuhkan pesaing. Dengan cara menyapa dan berkomunikasi.

2.2.3 Sasaran Pembeli

      Dalam menjalankan usaha ini sasaran pembeli kami yaitu mencakup semua kalangan masyarakat, baik kalangan bawah, kalangan menengah dan kalangan atas. Dari semua kalangan tersebut sebagian besar mampu untuk membeli produk yang kami tawarkan, karna harga yang kami berikanpun cukup terjangkau untuk semua kalangan.

2.2.4 Strategi Pemasaran

        Usaha ini menggunakan promosi word of mouth (mulut ke mulut) Promosi ini merupakan promosi yang paling sederhana, serta tidak memerlukan banyak biaya untuk melakukan promosi ini. Cukup dengan bercerita dengan teman-teman kita atau keluarga untuk mempromosikan usaha kita, sehingga secara tidak langsung semua konsumen/masyarakat akan mengetahui usaha kita. Dan apabila usaha kita sudah diketahui dan disukai, maka konsumen tersebut akan memberitahukan kepada orang lain untuk membeli.

2.3 Aspek Operasional

            Usaha operasional dalam aspek ini reseller mengantarkan barang roti kepada para pedagang, toko, kantin atau koperasi. Dalam mengontrol kualitas produk dari usaha kami ini agar dapat dikonsumsi oleh konsumen dengan baik dan aman, maka kami melakukan pengecekan 1-3 hari terhadap kualitas maupun kuantitas dari roti-roti yang ada, jika roti habis atau sudah melewati masa tidak layak kami memberi tahu pedagang agar disimpan dan tidak dijual hingga diambil kembali oleh kami. Agar para konsumen tidak mendapatkan produk yang tak layak jual dan makan.

2.4 Aspek Sumber Daya Manusia

            Dalam bisnis jualan roti ini kita tidak memerlukan sumber daya manusia yang ahli dan skill yang khusus seperti sarjana dll, akan tetapi yang diperlukan adalah orang yang mau bekerja secara tekun / telaten, sabar, kerja keras dan tidak gengsi karena ini merupakan pekerjaan remeh menurut pandangan masyarakat tertentu.

BAB III

PERENCANAAN USAHA

3.1 Rencana Usaha

Pengeluaran

Keterangan Harga/pcs Kuantitas
Roti manis Rp 2000 30
Roti Pisang C/Kj & Abon Rp 2300 20
Donat C/Kj/Kc Rp 2400 10
Tawar Kupas H/P Rp 6000 4
Roti Sobek Rp 5900 2
Brownies Rp 14000 2

Penjualan

Keterangan Harga/pcs Kuantitas
Roti manis Rp 3000 30
Roti Pisang C/Kj & Abon Rp 3500 20
Donat C/Kj/Kc Rp 3500 10
Tawar Kupas H/P Rp 8000 4
Roti Sobek Rp 8000 2
Brownies Rp 18000 2

 Catatan:Roti manis= Cokelat, susu, nanas, strawberry, mocca dan sisir

3.2 Perkiraan Laba yang Diperoleh

Pengeluaran- Penjualan = Laba

Rp. 193.800 – Rp.  279.000= Rp. 85.200

*Jadi keuntungan yang di peroleh apabila terjualnya seluruh roti dalam 1 kali antar sebesar 85.200

Target Penjualan per 3 hari roti mendapatkan laba 85.200/3hari atau sebesar 681.600/bulan. *Belum termasuk jika ada pesanan.

 

BAB IV

PENUTUP

 

4.1 Kesimpulan

         Dalam setiap usaha harus memiliki strategi guna tercapainya tujuan utama bagi pelaku usaha. Strategi itu harus didukung oleh analisis perhitungan laba-rugi, penetapan harga jual, dan analisis keuntungan. Selain itu dari aspek yang telah di uraikan memang selalu di tetapkan dalam menjalankan usaha. Baik buruknya suatu usaha tergantung strategi yang digunakan oleh pelaku usaha.

4.2 Saran

            Dalam menjalankan sebuah usaha ketika kita mendapatkan peluang gunakan lah peluang itu serta harus berani untuk memulai. Jangan malu terlihat rendah apabila kita hanya menghasilkan sesuatu yang bernilai walaupun hanya sedikit,ataupun mendapatkan kerugian.  Setidaknya kita dapat harta yang paling berharga yaitu pengalaman dari ketekunan dan keberanian ini merupakan suatu langkah kecil untuk memulai, “Aturan sederhana dalam bisnis adalah melakukan hal yang sederhana terlebih dahulu, setelah itu barulah kau bisa melakukan banyak kemajuan”. Mark Zuckerberg. “Jika kau tidak pernah mencoba, kau tidak akan tahu jika ada kesempatan” Jack Ma.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 11 Mei 2017 in Tak Berkategori

 

Jikoshoukai (Introduce myself)

2017年5月8日

 

自己紹介 (introduce myself)

 

はじめまして

私の名はアルフィアンアスモロザキです

アルフィアンと よんで ください

20 さい です

タンゲランにすんでいます

グナダルマ大学の学生です

日本語がすき です

私はそのうたのユイ が大好き

どうぞ宜しくお願いします。

 

やって みましょう >> 実現しましょう >> あなたの夢ため に >> 開始する に は >> 仕事の >> すべてがあなたの夢の中で。

Tugas kreatifitas

Alfian Asmorojakti

10214807

kelas 3EA47

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 Mei 2017 in Tak Berkategori

 

How to make Piscok (Banana Chocolatte) with cheese.

zpiscok

Crispy banana chocolatte

Ingridients:

  1. Banana
  2. Meises
  3. Spring roll (kulit lumpia)
  4. Egg White
  5. Sliced cheese

Instruction:

  1. Cut the banana into pieces
  2. Put spring roll add 3 or more slices of banana
  3. Fill with cheese and meises
  4. And then roll it
  5. Use egg white for gluten
  6. Next fry it until golden brown. Then take it out of the pan and serve.

 

Tugas kreatifitas

Alfian Asmorojakti

10214807

kelas 3EA47

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 Mei 2017 in Tak Berkategori